AKSESPUBLIK.COM, SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 di Desa Kampale, Kabupaten Sidrap (13/02/2026), resmi merampungkan program kerja strategis berupa pembuatan Peta Potensi dan Keanekaragaman Hayati.
Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan desa akan data spasial yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan berbasis potensi lokal.
Program ini tidak sekadar melakukan pendataan, namun bertujuan memetakan aset desa mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga kekayaan flora dan fauna yang selama ini belum terhimpun secara sistematis.
Dalam proses penyusunannya, para mahasiswa tidak bekerja sendiri. Mereka melakukan pendekatan kolaboratif yang meliputi:
- Observasi Lapangan: Penelusuran langsung ke titik-titik krusial di wilayah desa.
- Koordinasi Pemerintahan: Diskusi intensif dengan perangkat desa guna memastikan akurasi batas lahan dan status pemanfaatan tanah.
- Partisipasi Masyarakat: Mendengarkan aspirasi warga mengenai titik-titik keanekaragaman hayati yang menjadi ciri khas Kampale.
Hasil dari proses ini adalah sebuah peta tematik yang informatif, mencakup sebaran lahan pertanian, area perkebunan, sumber air, hingga zona pemukiman yang terstruktur.
”Peta ini bukan sekadar gambar, melainkan instrumen penting bagi pemerintah desa dalam mengambil keputusan. Dengan data visual, perencanaan program pembangunan akan jauh lebih tepat sasaran,” ungkap Welly salah satu perwakilan mahasiswa KKN Unhas 115.
Kehadiran peta ini disambut baik oleh pemerintah setempat. Darwis, selaku staf Desa Kampale, menyampaikan bahwa dokumen ini merupakan aset berharga yang selama ini dinantikan.
“Kami sangat berterima kasih. Dengan adanya peta potensi dan keanekaragaman hayati ini, kami kini memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang bisa kami kembangkan. Ini akan menjadi acuan utama dalam penyusunan program kerja desa ke depan,” ujar Darwis.
Melalui pemetaan ini, diharapkan Desa Kampale dapat mengoptimalkan sumber daya alamnya secara berkelanjutan. Selain untuk pembangunan fisik, peta ini juga berfungsi sebagai media edukasi agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati yang ada di tanah kelahiran mereka.
Dengan langkah awal ini, KKN Unhas 115 berharap Desa Kampale mampu bertransformasi menjadi desa yang mandiri, berorientasi data, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warganya melalui pengelolaan potensi lokal yang cerdas.(*)
Comment