AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Kebakaran hebat melanda Jalan Cendrawasih, Lorong 15, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Mamajang, pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.26 WITA. Bencana ini menyebabkan sedikitnya tujuh unit rumah terdampak, dengan enam di antaranya mengalami rusak berat.
Menurut laporan awal dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, api pertama kali terlihat di salah satu rumah warga dan diduga berasal dari korsleting listrik. Angin kencang membuat api cepat membesar dan menjalar, terutama karena sebagian besar rumah di lokasi tersebut adalah bangunan semi-permanen.
Akibat insiden ini, total 13 Kepala Keluarga (KK) atau 43 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Data korban terdampak meliputi 14 jiwa dewasa laki-laki, 18 jiwa dewasa perempuan, 5 jiwa anak laki-laki, 3 jiwa anak perempuan, serta 1 jiwa balita laki-laki dan 2 jiwa balita perempuan. Beruntung, tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia dalam kejadian ini.
Adapun kerusakan bangunan yang tercatat meliputi:
* Rusak Berat: 6 unit rumah semi-permanen
* Rusak Ringan: 1 unit rumah permanen
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mengerahkan 24 unit armada dan 1 unit armada rescue untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung cepat berkat koordinasi tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, PMI, relawan, komunitas ojek online (ojol), serta warga setempat.
Saat ini, para korban sangat membutuhkan bantuan segera, di antaranya:
* Tenda terpal dan selimut
* Sarung dan baju layak pakai
* Family kit dan baby kit
* Bantuan material stimulan untuk pembangunan kembali
“Plt Kepala BPBD Kota Makassar Dr. H.M. Fadli Tahar, S.E., M.M, CHt (IACT-USA), menyampaikan akan segera melakukan asesmen lengkap untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, termasuk penyaluran bantuan logistik, rehabilitasi, rekonstruksi, hingga trauma healing bagi para korban terdampak,” Ujarnya.
‘Pagi ini bantuan kedaruratan turun berdasarkan hasil asesmen,” tambahnya.(*)
Comment