Pelindo Regional 4 Makassar Gelar Simulasi Tanggap Darurat, Perkuat Kesiapsiagaan di Pelabuhan

AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Pelindo Regional 4 Makassar menggelar simulasi tanggap darurat besar-besaran di Terminal Penumpang Anging Mamiri, Pelabuhan Makassar, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan guna memperkuat standar keselamatan kerja dan kesiapsiagaan personel di lingkungan pelabuhan.

Simulasi yang dimulai pukul 09.00 WITA ini melibatkan sinergi antara Pelindo Regional 4 Makassar bersama seluruh entitas Pelindo Grup di wilayah kerja Makassar. Berbagai skenario keadaan darurat diperagakan, mulai dari penanganan kebakaran, mitigasi gempa bumi, evakuasi korban, hingga prosedur Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan bahwa simulasi ini merupakan agenda rutin yang sangat krusial.

“Kami berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai program berkelanjutan. Ini adalah langkah nyata kami untuk menjaga keamanan dan keselamatan, sekaligus memastikan keandalan operasional pelabuhan tetap terjaga dalam kondisi darurat apa pun,” tegas Iwan.

Kegiatan yang menggandeng lembaga pelatihan profesional PT Bina Inti Celebes ini mencakup uji coba kesiapan peralatan pemadam kebakaran serta pengasahan respons personel agar bertindak cepat sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Manager Operasi dan Teknik Pelindo Regional 4 Makassar, Burhanuddin, menambahkan bahwa materi yang diberikan meliputi aspek keamanan hingga praktik langsung di dermaga dan fasilitas pelabuhan lainnya.

“Kami memberikan arahan teknis langsung di lapangan agar tim pengamanan dan pegawai sebagai garda terdepan memiliki pemahaman mitigasi risiko yang matang,” ujar Burhanuddin.

Sementara itu, perwakilan manajemen, Manaf, menyebutkan bahwa momentum simulasi ini sangat tepat karena bertepatan dengan Bulan K3 Nasional. Apalagi, tren kejadian kebakaran di Kota Makassar belakangan ini sedang meningkat.

“Harapan kami, kesadaran dan kewaspadaan seluruh personel terhadap risiko kebakaran semakin meningkat melalui praktik langsung ini,” tuturnya.

Dalam sesi praktik, peserta secara bergantian melakukan pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT), Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga penggunaan fire hydrant. Selain itu, simulasi juga mencakup skenario evakuasi korban akibat pohon tumbang untuk melatih koordinasi tim dalam situasi bencana alam.

Sinergi lintas unit usaha dalam Pelindo Grup ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Dengan pelatihan intensif ini, seluruh personel diharapkan mampu menerapkan prosedur tanggap darurat secara efisien dan menekan risiko fatalitas di area pelabuhan. (*)

Comment