PSM Makassar Kian Terpuruk: Dibantai Persita di Kandang, Bayang-Bayang Degradasi Mulai Menghantui

AKSESPUBLIK.COM, PAREPARE — Stadion Gelora BJ Habibie yang biasanya angker bagi lawan, kini seolah kehilangan taji. PSM Makassar kembali menelan pil pahit setelah dipaksa menyerah dengan skor telak 2-4 saat menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Senin (03/03/2026) malam.

Kekalahan ini bukan sekadar hilangnya tiga poin, melainkan mempertegas tren negatif “Pasukan Ramang” yang seolah telah lupa cara untuk menang.

Statistik menunjukkan kondisi PSM sedang berada di titik nadir. Dalam 12 pertandingan terakhir, Yuran Fernandes dan kawan-kawan tercatat hanya mampu mengamankan satu kali kemenangan. Hasil memalukan kontra Pendekar Cisadane ini pun memicu kemarahan suporter yang melakukan aksi protes di dalam lapangan usai peluit panjang dibunyikan.

Kini, juara Liga 1 musim 2022/2023 tersebut terjerembap di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 23 poin. Posisi ini sangat rawan, karena PSM hanya terpaut selisih lima angka dari PSBS Biak yang menghuni batas atas zona degradasi.

Asisten Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Dalam konferensi pers usai laga, ia mengakui adanya ketidaksinkronan antara progres lini depan dan koordinasi lini belakang.

“Ada kemajuan di lini depan dengan mencetak dua gol, tapi kenyataannya kita justru kebobolan empat kali. Saat ini, yang paling kami butuhkan adalah poin, bukan sekadar progres,” tegas Amiruddin dengan nada ksatria.

Eks striker tajam ini pun secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung setia Juku Eja atas hasil memalukan di kandang sendiri.

“Mewakili pelatih, pemain, dan manajemen, saya memohon maaf sebesar-besarnya. Saya tidak akan mencari pembelaan atau melindungi siapa pun,” tambahnya.

Meski kondisi internal tim sedang terguncang, jajaran kepelatihan menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan PSM turun kasta. Amiruddin memastikan skuad akan berjuang habis-habisan di sisa laga musim ini.

“Kami tentu tidak ingin dicatat sebagai skuad yang membawa PSM degradasi. Insyaallah, kami akan terus berjuang sekuat tenaga untuk keluar dari situasi ini,” pungkasnya.(*)

Comment