AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Sejarah baru tercipta di dunia olahraga bela diri Kota Daeng. Ajang SIPARACCA Session 1, yang dinobatkan sebagai event MMA (Mixed Martial Arts) pertama di Makassar, sukses digelar di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf (Manunggal) pada 9-10 Mei. Dalam ajang bergengsi ini, Camp Petarung keluar sebagai sorotan utama setelah berhasil membawa pulang total sembilan medali.
Keberhasilan Camp Petarung ini dianggap sebagai kejutan besar, sekaligus pembuktian kualitas pembinaan atlet mereka. Koleksi medali yang diraih terdiri dari:
- 3 Medali Emas
- 4 Medali Perak
- 2 Medali Perunggu
Salah satu kemenangan paling dramatis diraih oleh Fathul Mubarak. Bertanding di kelas Bantamweight (-61,2 kg), Fathul berhasil menumbangkan Hari Novanto dari Syllabus Camp. Gemuruh sorak sorai pendukung pecah di area octagon saat wasit memastikan kemenangan mutlak bagi Fathul.
Dua medali emas lainnya dipersembahkan oleh:
- Valdi T.N yang mendominasi di kelas Lightweight (-70,3 kg).
- M Galih Saputra, atlet muda berbakat yang berjaya di kategori Kids Youth U12.
Ketua Camp Petarung, Muhammad Syaiful, menyatakan rasa bangganya atas peningkatan performa para atletnya. Menurutnya, capaian kali ini jauh lebih positif dibandingkan partisipasi pada event-event combat sport sebelumnya.
“Ajang ini menjadi wadah bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mengejar prestasi. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut di masa mendatang,” ujar Syaiful.
Senada dengan itu, Sauleng Rauf, SH selaku Government Relation Camp Petarung, menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari arahan pemerintah daerah dalam membina atlet muda potensial asal Sulawesi Selatan.
Event yang diselenggarakan oleh IBCA Sulawesi Selatan ini diikuti oleh sekitar 92 atlet dari berbagai komunitas bela diri di Sulsel. Dibuka langsung oleh Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, ajang ini menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan MMA di Makassar.
Dengan pencapaian gemilang ini, Camp Petarung kini mulai diperhitungkan sebagai kekuatan baru yang patut diwaspadai dalam kancah combat sport nasional.(*)
Comment