BPBD Makassar “Bedah Rumah” Warga Kurang Mampu, Wujud Komitmen Mitigasi Bencana

AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program bedah rumah sebagai bagian dari inisiatif “BPBD Peduli”. Program ini bertujuan menyediakan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat, sekaligus sebagai upaya mitigasi dini bencana.

​Kepala BPBD Kota Makassar, Muh. Fadli, menyatakan bahwa program ini adalah wujud kepedulian sosial BPBD terhadap warga yang membutuhkan.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial BPBD Makassar terhadap warga yang membutuhkan. Kami ingin hadir tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam membantu masyarakat bangkit dan hidup lebih baik,” ujarnya pada Senin (3/11).

​Inisiatif ini lahir dari hasil pemantauan dan laporan masyarakat mengenai kondisi rumah-rumah yang rusak parah dan berpotensi membahayakan penghuninya, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Tim BPBD kemudian melakukan verifikasi kondisi bangunan sebelum melakukan tindakan perbaikan bersama perangkat kelurahan dan masyarakat setempat.

​“Kami tidak hanya fokus pada penanganan pascabencana, tetapi juga pada upaya mitigasi dan pencegahan risiko. Rumah yang tidak layak huni berisiko menjadi sumber masalah saat cuaca ekstrem. Karena itu, kami bergerak cepat melakukan perbaikan,” jelas Fadli, menekankan peran program ini dalam mengurangi kerentanan warga.

​Selain itu, BPBD Makassar juga menggandeng relawan kebencanaan dan komunitas sosial untuk berkolaborasi dalam pengerjaan rumah layak huni. Kolaborasi ini berhasil menciptakan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

​Salah satu penerima manfaat program ini, Ibu Nurlaela, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan perbaikan rumah. “Alhamdulillah, rumah saya sudah tidak bocor lagi. Terima kasih kepada BPBD dan pemerintah kota yang peduli dengan kami,” ucapnya.

​Muh. Fadli berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan sosial serupa di sejumlah kecamatan lain. “Kami akan terus hadir untuk masyarakat, baik sebelum, saat, maupun setelah bencana. Karena membangun ketangguhan dimulai dari rumah yang aman,” tutupnya.(*)

Comment