AKSESPUBLIK.COM, SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk “Pemanfaatan Limbah Air Beras sebagai Pupuk Organik Cair (POC)” di Desa Cipotakari, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan mengedukasi warga agar tidak lagi membuang limbah cucian beras secara percuma. Pasalnya, air beras mengandung karbohidrat, vitamin, dan mineral yang sangat efektif untuk memicu pertumbuhan tanaman secara alami dan ramah lingkungan.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa menjelaskan secara mendalam mengenai proses fermentasi sederhana. Warga diajak mempraktikkan langsung cara mencampur air beras dengan bahan aktivator hingga teknik penyimpanan agar menghasilkan pupuk berkualitas tinggi.
Hesti, mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian Unhas selaku pelaksana kegiatan, menekankan pentingnya kemandirian pupuk di tingkat rumah tangga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah di sekitar rumah menjadi produk bermanfaat bagi tanaman pekarangan,” ujar Hesti di sela-sela kegiatan.
Antusiasme warga terlihat tinggi saat sesi praktik berlangsung. Beberapa warga bahkan berencana menerapkan metode ini secara mandiri untuk mendukung pertanian di kebun dan pekarangan rumah mereka, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.(*)
Comment