Takalar Jadi Lokasi Pengabdian Masyarakat Nasional 92 Perguruan Tinggi Swasta

AKSESPUBLIK.COM, TAKALAR — Kabupaten Takalar terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat (PKM) Nasional yang melibatkan 92 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari seluruh Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Sekda Takalar, Ir. H. Muhammad Hasbi, S.STP, M.AP, M.IKom, saat menyambut Majelis Pengurus Pusat Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (MPP ADPERTISI) di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar pada Kamis, 10 Juli 2025.

Sekda Hasbi menyampaikan kebanggaannya atas pemilihan Takalar sebagai lokasi PKM, terutama karena tema yang diusung, yaitu Digitalisasi Desa, sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Takalar untuk mewujudkan “Takalar Maju dan Berdaya Saing Menuju Ekonomi Digital.”

“Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kebijakan, mengembangkan inovasi, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia”, Ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sekda Takalar juga menjelaskan potensi geografis dan kekayaan alam Kabupaten Takalar. Ia menyebut Takalar sebagai kota yang strategis, berbatasan langsung dengan Kota Makassar, dan memiliki potensi pertanian unggulan seperti jagung dan padi, serta merupakan penghasil rumput laut dan coto pertama.

“Hasbi berharap kehadiran para akademisi ini dapat mempercepat Takalar menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menerapkan digitalisasi, dan materi yang disampaikan kepada warga desa dapat selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah”, Tutur Sekda Takalar..

Sinergi Akademisi dan Pemerintah Daerah untuk Digitalisasi Pembangunan
Koordinator Ketua Presidium ADPERTISI, Dr. Buyung Romadhoni, SE., M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan PKM ini merupakan amanat dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang bertujuan mentransformasikan hasil akademik menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Tema PKM kali ini adalah “Sinergi Perguruan Tinggi Dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar Dalam Mewujudkan Digitalisasi Pembangunan Daerah.”

Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong kolaborasi strategis antara universitas, pemerintah daerah, dan masyarakat desa. Selain itu, PKM ini juga bertujuan memberikan pendampingan berbasis keilmuan, mendorong literasi digital, tata kelola desa digital, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal berbasis teknologi.

PKM Nasional ini melibatkan 270 dosen peserta dari 70 PTS di Sulawesi Selatan dan 22 PTS dari luar Sulawesi Selatan. Pelaksanaan PKM akan tersebar di 6 kecamatan, yaitu Polongbangkeng Utara, Mangarabombang, Galesong, Galesong Utara, Galesong Selatan, dan Sanrobone, dengan jangkauan 20 desa sasaran. Diharapkan kegiatan ini menjadi wadah pertemuan antara pengetahuan akademik dan kebutuhan riil masyarakat Takalar.

Acara diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ADPERTISI dan Pemerintah Kabupaten Takalar, serta penyerahan cinderamata dari kedua belah pihak.

Penandatanganan disaksikan oleh Ketua Presidium Majelis UNHAS, Sekretaris Jenderal Pusat Akademisi, Pendidik Akademisi, Direktur Eksekutif, serta para Camat dan Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Takalar.(*)

Comment