KKN Tematik Literasi Unhas Gelombang 114 Desa Belo Adakan Seminar Proker

AKSESPUBLIK.COM, SOPPENG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) telah berhasil menyelenggarakan seminar program kerja di Desa Belo, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng (15/7/2025) lalu.
Kegiatan ini menandai tahap awal implementasi pengabdian kepada masyarakat yang mencakup pendidikan, sosial budaya, inovasi produk dan ekonomi kreatif untuk memberikan dampak transformatif dan berkelanjutan bagi masyarakat lokal.
Program KKN Tematik Literasi Gelombang 114 Universitas Hasanuddin termasuk KKN Tematik yang berkolaborasi antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Universitas Hasanuddin dengan menggambarkan komitmen yang kuat dalam memperluas jangkauan literasi hingga ke tingkat komunitas terkecil.
Skema KKN Tematik Literasi perdana termasuk bukti nyata dari sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga negara dalam upaya pemerataan akses pengetahuan yang akan menjadi sarana bagi program pengabdian masyarakat berbasis literasi di masa depan.
Fokus utama KKN Tematik ini diarahkan diarahkan untuk meningkatkan minat baca dan literasi pelajar Desa Belo. Tim mahasiswa akan bekerja secara intensif dengan perpustakaan desa setempat, berupaya mengoptimalkan peran literasi sebagai yang menjadi pusat utama berkembangnya, ilmu pengetahuan seni dan budaya melalui pendekatan penyediaan sumber daya baca dan menjadi fasilitasi kegiatan interaktif dan edukatif yang dirancang untuk mendorong kesukaan terhadap membaca.

Selain program kerja KKN Tematik literasi, mahasiswa KKN UNHAS juga mempresentasikan program kerja reguler yang menonjolkan inovasi dalam pengembangan potensi lokal diantaranya yaitu pemetaan dan perencanaan sarana potensi agrowisata di Desa Belo. Proyek tersebut melibatkan identifikasi potensi wilayah dan budaya desa yang dapat dikembangkan menjadi destinasi pariwisata berbasis pertanian, dengan tujuan menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan komunitas.
Selain itu, program kerja lainnya yaitu melakukan disertifikasi dan hilirisasi produk lokal, dengan memanfaatkan singkong menjadi tepung mocaf yang mencakup edukasi mengenai proses pengolahan produk dan strategi pemasaran untuk produk tepung mocaf yang dapat mendukung UMKM lokal agar mampu bersaing dan memperluas pangsa pasar masyarakat lokal.

Seminar ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Belo Wahyu Asharie. A, S. IP., Babinsa setempat, tokoh masyarakat, dan warga Desa Belo yang mendapatkan respons positif. Diskusi interaktif juga terbangun selama seminar yang menjadi semangat antara pihak pemerintah lokal, komunitas dan mahasiswa untuk memastikan bahwa setiap program yang diimplementasikan akan relevan, adaptif, dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Belo.(alya)

Comment