Bupati Gowa Tegaskan Pentingnya Peran Desa dalam Ketahanan Pangan Daerah

AKSESPUBLIK.COM, GOWA —  Program One Day One District Pemerintah Kabupaten Gowa kembali berlanjut, kali ini dengan fokus pada ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengunjungi Kecamatan Bontonompo dalam acara yang juga dirangkai dengan pembukaan Car Free Day di Desa Bontobiraeng Selatan, Sabtu (20/9).

Dalam sambutannya, Bupati Gowa menekankan bahwa desa adalah garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan dan menggerakkan ekonomi lokal. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya soal stok beras, melainkan juga upaya sistematis untuk memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Desa adalah benteng pertama ketahanan pangan di Kabupaten Gowa. Jika desa kuat mengelola sawah, kebun, dan hasil olahan, maka seluruh wilayah akan tetap aman dari krisis pangan,” ujar Bupati Talenrang.

Acara ini dimeriahkan oleh partisipasi masyarakat, pelaku UMKM, dan komunitas pemuda desa. Bupati juga menyebut bahwa Car Free Day tidak hanya berfungsi sebagai ruang rekreasi, tetapi juga sebagai etalase produk-produk lokal.

“Kita harus memaknai Car Free Day sebagai etalase produk desa dan ajang membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pangan lokal,” tambahnya.

Bantuan Sosial sebagai Instrumen Penguatan Ketahanan Keluarga

Selain membuka Car Free Day, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk menyalurkan bantuan sosial. Sebanyak 479 keluarga penerima manfaat (KPM) dari Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan menerima bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berupa program PKH dan sembako.

Bupati menegaskan bahwa bantuan ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan keluarga, yang pada akhirnya akan menjadi fondasi ketahanan pangan desa.

“Kartu Keluarga Sejahtera adalah instrumen penting untuk menjaga daya beli masyarakat desa, sehingga mereka tetap produktif dalam mengelola pertanian dan usaha kecilnya. Dengan demikian, kemandirian akan tercapai,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gowa, Muhammad Basir, mengungkapkan bahwa program ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan setiap kecamatan sebagai pusat inovasi pangan dan pemberdayaan desa.

“Melalui program One Day One District, Pemerintah Kabupaten Gowa berkomitmen menjadikan setiap kecamatan sebagai pusat inovasi pangan dan pemberdayaan desa,” ungkapnya.

Kepala Desa Bontobiraeng Selatan, Hatta, menyambut baik inisiatif Bupati. “Sangat senang. Bupati turun langsung menemui kami. Apalagi ada sesi dialog sehingga masyarakat dan pemerintah kabupaten punya pemahaman yang sama tentang pembangunan Gowa ke depan. Terima kasih Ibu,” tutup Hatta.(*)

Comment