AKSESPUBLIK.COM,MAKASSAR — Menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis Pemerintah, Bank Mandiri menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Aksi Bersih Mandiri” yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan.
Di wilayah Region X/Sulawesi dan Maluku, Bank Mandiri menggelar aksi ini di lima titik secara serentak pada Sabtu (25/10), melibatkan 250 peserta yang terdiri dari karyawan (Mandirian) dan masyarakat lokal.
Adapun lima lokasi yang menjadi fokus gerakan peduli kebersihan ini adalah: Pesisir Dermaga Benteng Fort Rotterdam (Makassar), Pantai Manakkara (Mamuju), Pantai Sindulang (Manado), Sekitar SMPN 1 Bulango Selatan (Gorontalo), dan Pantai Perahu Poka (Ambon).
”Aksi Bersih Mandiri” merupakan gerakan kolektif untuk mengoptimalkan fungsi sungai, waduk, hutan mangrove, dan pantai agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Regional CEO Bank Mandiri Region X/Sulawesi dan Maluku, Atta Alva Wanggai, menjelaskan bahwa sinergi antara masyarakat dan Mandirian ini bertujuan mengembalikan fungsi perairan sebagai sumber kehidupan. Fungsi tersebut mencakup penyediaan air bersih, pengendali banjir, pendukung budidaya ikan dan irigasi pertanian, hingga destinasi wisata.
“Sebagai agen perubahan, Bank Mandiri ingin perairan Indonesia mampu menjadi fondasi bagi ketahanan ekonomi wilayah. Program ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang kami jalankan secara konsisten,” ujar Atta dalam keterangan resminya.
Guna memperkuat dampak berkelanjutan, Bank Mandiri berkolaborasi dengan salah satu alumni Wirausaha Muda Mandiri, Waste4Change. Perusahaan pengelolaan limbah berbasis teknologi ini telah terbukti berhasil mengelola limbah hingga 12.000 ton per tahun.
“Kehadiran Waste4Change diharapkan mampu memastikan pengelolaan sampah berlangsung lebih terukur, bertanggung jawab, dan berbasis teknologi modern,” tambahnya.
Secara nasional, Bank Mandiri yang bersandi saham BMRI ini menggelar Aksi Bersih Mandiri secara serentak di 27 titik strategis di seluruh Indonesia, melibatkan lebih dari 1.350 peserta. Kegiatan ini bertujuan mengembalikan fungsi alam sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Atta menegaskan bahwa inisiatif lingkungan ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya agenda memperkuat pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis lingkungan.
“Aksi Bersih Mandiri adalah ajakan bersama untuk mengubah perilaku, membangun ekosistem yang lebih hijau, dan menciptakan lingkungan sehat bagi generasi mendatang. Kami hadir tidak hanya di sektor keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” pungkasnya.
Comment