AKSESPUBLIK.COM, SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja pembuatan peta monografi berbasis Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) di Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (29/01/2026).
Program ini bertujuan untuk menyediakan data spasial yang akurat, terintegrasi, dan mudah dipahami sebagai dasar perencanaan pembangunan wilayah serta peningkatan pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Peta monografi yang dikembangkan memuat berbagai informasi penting, mulai dari batas administrasi kelurahan, pembagian lingkungan, jaringan jalan, hingga sebaran sarana dan prasarana seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, peribadatan, perkantoran, dan utilitas umum.
Seluruh data tersebut diolah dan divisualisasikan menggunakan perangkat lunak GIS dengan mengacu pada standar kartografi dan sistem koordinat nasional, sehingga menghasilkan peta yang tidak hanya informatif tetapi juga memiliki ketelitian spasial yang tinggi.
Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan pengumpulan data melalui beberapa tahapan, antara lain survei lapangan, observasi langsung, serta pengolahan data sekunder berupa citra satelit dan Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI). Data hasil survei kemudian diverifikasi dan dikompilasi dalam basis data spasial untuk memastikan kesesuaian antara kondisi lapangan dan tampilan peta.
Program kerja ini dinilai memiliki manfaat strategis bagi pemerintah kelurahan. Dengan adanya peta monografi berbasis GIS, aparat kelurahan dapat lebih mudah memahami kondisi wilayah secara menyeluruh, mendukung proses pendataan, serta menjadi alat bantu dalam pengambilan keputusan terkait penataan ruang, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan masyarakat. Selain itu, peta ini juga dapat digunakan sebagai media informasi bagi masyarakat umum untuk mengenal wilayahnya secara lebih detail.
Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Hasanuddin, Muh. Ashadul Islam, yang terlibat langsung dalam penyusunan peta tersebut, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi GIS sangat penting dalam pengelolaan data wilayah di era digital saat ini.
“Pembuatan peta monografi berbasis GIS ini diharapkan dapat membantu pihak kelurahan dalam menyajikan data wilayah yang lebih akurat, sistematis, dan mudah diperbarui sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan,” ujar Muh. Ashadul Islam.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penerapan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam konteks nyata di masyarakat.
“Sebagai mahasiswa Teknik Geologi, kami tidak hanya mempelajari aspek kebumian, tetapi juga bagaimana data spasial dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap peta monografi berbasis GIS dapat menjadi produk berkelanjutan yang terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh pemerintah kelurahan sebagai bagian dari transformasi menuju tata kelola wilayah yang berbasis data dan teknologi.(*)
Comment