
AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, menyoroti pentingnya penambahan anggaran bantuan kedukaan berupa kain kafan dan perlengkapan jenazah bagi masyarakat. Langkah ini dinilai mendesak mengingat kebutuhan warga yang meningkat signifikan sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Makassar, pemerintah sebelumnya menyiapkan sekitar 1.000 lembar kain kafan untuk warga kurang mampu pada tahun 2025. Namun, jumlah tersebut nyatanya belum mencukupi permintaan bantuan kedukaan yang terus bertambah.
“Di 2025 memang mulai ada kekurangan karena semakin banyak warga yang membutuhkan. Ke depan tentu akan kami dorong untuk ditambah,” ujar Muchlis Misbah, Jumat (9/1/2026).
Politisi Partai Hanura ini menjelaskan bahwa perhatian terhadap bantuan kedukaan ini terus ia kawal sejak pertama kali menjabat. Ia mengungkapkan, awalnya anggaran untuk program ini hanya berkisar di angka Rp300 juta.
“Setelah saya masuk di DPRD, kami dorong penambahan dan alhamdulillah itu bisa terpenuhi selama 2023 sampai 2024,” tuturnya. Meski demikian, lonjakan kebutuhan di tahun 2025 membuat alokasi anggaran yang ada kembali tertekan.
Muchlis menegaskan bahwa kehadiran pemerintah kota sangat krusial saat masyarakat sedang berada dalam situasi sulit. Menurutnya, biaya pengurusan jenazah tidak boleh menjadi beban tambahan bagi keluarga yang kurang mampu.
“Kalau ada warga yang berduka dan tidak mampu, seharusnya tidak perlu lagi memikirkan biaya. Pemerintah Kota harus hadir langsung memberikan bantuan,” paparnya.
Ia berharap penguatan anggaran ini segera direspons agar program bantuan perlengkapan jenazah bisa tepat sasaran dan berkelanjutan. “Bantuan kepada masyarakat seperti kain kafan ini adalah solusi yang tepat dan harus terus diperkuat,” pungkasnya. (*)
Comment