
AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar beserta seluruh staf Sekretariat memberikan kado doa dan ucapan selamat ulang tahun yang ke-57 kepada Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Hj. Aliyah Mustika Ilham, S.E., M.AP, pada Senin (30/3/2026).
Ucapan resmi tersebut mengalir melalui berbagai kanal media sosial DPRD Makassar sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi Aliyah dalam membangun “Kota Daeng”. Dalam unggahan tersebut, tampak foto Aliyah mengenakan seragam dinas putih (PDU) disertai pesan menyentuh.
”Barakallah Fii Umrik. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kekuatan dalam mengemban amanah, serta terus membawa kebaikan bagi masyarakat Kota Makassar,” tulis pesan resmi dalam unggahan tersebut.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Makassar, H. Andi Rahmat Mappatoba, S.STP., M.Si, turut memberikan testimoni mendalam mengenai sosok sang Wakil Wali Kota. Menurutnya, Aliyah adalah figur pemimpin perempuan yang inspiratif dan memiliki kedekatan emosional yang kuat, baik dengan jajaran legislatif maupun eksekutif.

”Kami segenap keluarga besar Sekretariat DPRD Kota Makassar mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-57 untuk Ibu Wakil Wali Kota. Beliau adalah sosok yang tangguh dan menjadi teladan bagi banyak pihak,” ujar Andi Rahmat.
Lebih lanjut, Andi Rahmat berharap di usia yang baru ini, sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan DPRD semakin solid. Pengalaman Aliyah yang sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dinilai memberikan dampak positif bagi akselerasi program pemerintah saat ini.
”Harapan kami, semoga beliau selalu dalam lindungan Allah SWT, tetap enerjik dalam melayani warga, dan terus menjadi inspirasi bagi pembangunan di Kota Makassar. Selamat Ulang Tahun Ibu Wawali!” pungkasnya.
Hj. Aliyah Mustika Ilham memang dikenal sebagai tokoh politik senior yang berpengalaman di level nasional. Kehadirannya di jajaran eksekutif Makassar saat ini dianggap sebagai motor penggerak yang membawa angin segar bagi kesejahteraan masyarakat setempat. (*)
Comment