OJK Sulselbar Tanamkan Literasi Keuangan bagi Ribuan Santri di Bone

AKSESPUBLIK.COM, BONE — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama sektor jasa keuangan dan Pemerintah Kabupaten Bone menggelar Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025, Selasa (9/9/2025).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 1.100 santri, ustaz/ustazah, serta pengurus yayasan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan budaya menabung dan literasi keuangan sejak dini, khususnya di lingkungan pesantren.

Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menegaskan pentingnya pemahaman keuangan agar santri tidak mudah terjebak praktik ilegal.

“OJK, LPS, dan Bank Sulselbar hadir menegaskan bahwa lembaga keuangan formal adalah mitra membangun kemandirian ekonomi. Santri yang melek keuangan tidak akan terjerat investasi bodong atau pinjaman online ilegal,” jelasnya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Bone, Drs. Andi Gunadil Ukra, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, HIM dan BLK sangat relevan dengan misi pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi berbasis pendidikan dan nilai keislaman.

Dukungan juga datang dari Kepala LPS III Makassar, Fuad Zaen, yang menekankan pentingnya budaya menabung sejak dini.

“Literasi keuangan membuka akses bagi santri untuk mengelola keuangan dengan baik, sekaligus ikut menggerakkan roda perekonomian,” katanya.

Dalam acara tersebut, dilakukan pembukaan 1.100 rekening Simpel iB bagi santri, penetapan Agen Laku Pandai, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp385 juta, serta pemberian bantuan pembangunan pesantren melalui perbankan.

OJK Sulselbar menegaskan komitmennya memperluas literasi dan inklusi keuangan, terutama di pesantren. Dengan pemahaman yang baik, santri dan masyarakat diharapkan semakin bijak mengelola keuangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi di masa depan. (*)

Comment