AKSESPUBLIK.COM, TAKALAR — Dalam kurun waktu 10 bulan sejak resmi menjabat pada 20 Februari 2025, kepemimpinan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye telah menunjukkan akselerasi pembangunan desa yang signifikan, berfokus pada kolaborasi lintas sektor dan transformasi digital demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bupati Daeng Manye, Selasa (9/12/2025), mengungkapkan bahwa komitmen Pemkab Takalar saat ini diarahkan pada perbaikan kualitas layanan publik dan ekonomi perdesaan melalui inovasi teknologi.
Sejumlah program prioritas telah berjalan dan mulai membuahkan hasil, terutama dalam tiga sektor utama: pendidikan, ekonomi perdesaan, dan pelayanan publik.
1. Pacu Digitalisasi Pendidikan
Pemkab Takalar tengah menggenjot digitalisasi pendidikan. Saat ini, sekitar 35-40 persen sekolah di Takalar sudah menerapkan sistem pendidikan digital.
”Target kita tahun depan semua sekolah sudah digital 100 persen. Ini penting untuk mempercepat kualitas belajar,” ujar Daeng Manye.
Selain peningkatan sarana, penataan organisasi internal pemerintahan juga digenjot agar pelayanan menjadi lebih cepat dan responsif, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang kompetitif dan inspiratif.
2. Penguatan Ekonomi Desa via Koperasi dan Komoditas Unggulan
Sektor ekonomi perdesaan menjadi program utama dengan fokus pada penguatan kelembagaan koperasi. Daeng Manye menargetkan 100 persen desa dan kelurahan di Takalar harus memiliki koperasi pada kuartal pertama tahun depan.
Saat ini, lebih dari 60 dari total 110 desa dan kelurahan, atau hampir 50 persen, sudah memiliki koperasi yang aktif bergerak.
Selain koperasi, Daeng Manye juga menyoroti jagung sebagai komoditas unggulan dan identitas ekonomi khas Takalar.
”Produksi jagung daerah itu tidak pernah berhenti dan telah menjadi magnet bagi masyarakat dari kabupaten sekitar. Banyak orang dari Sinjai, Bulukumba, Selayar, sampai Makassar mampir ke Takalar hanya untuk mencari jagung rebus,” ungkapnya bangga, menunjukkan potensi agrikultur daerah.
3. Pelayanan untuk Kebahagiaan Masyarakat
Secara keseluruhan, seluruh upaya percepatan pembangunan Pemkab Takalar, mulai dari digitalisasi hingga penguatan ekonomi desa, diarahkan pada satu tujuan besar: menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas sekaligus membahagiakan warganya.
Daeng Manye menegaskan komitmennya untuk membangun semangat maju bersama demi masa depan Kabupaten Takalar yang lebih baik.(*)
Comment