Takalar Goes Digital: Pemkab Takalar dan Kaizen Collaborative Kolaborasi Kembangkan AI Lintas Sektor

AKSESPUBLIK.COM, TAKALAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menunjukkan komitmen seriusnya dalam menghadapi transformasi digital global dengan meresmikan kerja sama strategis.

Pemkab Takalar resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Kaizen Collaborative Impact terkait penyelenggaraan Program Literasi Digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) lintas sektor.

Penandatanganan dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Takalar, Kelurahan Kabbirang, Kecamatan Pattallassang, pada Selasa (9/12/2025), pukul 08.00 WITA.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dan Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact, Ismita, yang merupakan mitra resmi dari ASEAN Foundation dan Google.org.

Kerja sama ini menjadi sorotan karena prosesnya yang luar biasa cepat. Direktur Eksekutif Kaizen, Ismita, mengaku takjub dengan kecepatan respons Pemkab Takalar.

“Biasanya proses MoU memakan waktu berminggu-minggu. Tapi Takalar luar biasa cepat. Ini benar-benar sejalan dengan slogan Takalar Cepat,” ujarnya.

Hal ini didorong oleh instruksi langsung Bupati Daeng Manye untuk mempercepat tindak lanjut setelah pemaparan awal program AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN dari Kaizen Collaborative Impact pada Senin (8/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati dan tim Kaizen membahas pemanfaatan teknologi AI yang akan difokuskan untuk sektor pendidikan, UMKM, dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Bupati Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa kerja sama ini adalah momentum penting bagi daerahnya. “Kita bukan lagi melangkah, tetapi melompat. Ini masa terbang tinggi. Dengan kerja sama ini, Takalar bisa menjadi benchmark bagi daerah lain,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Kaizen yang datang langsung dari Jakarta untuk menjalankan program AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN tanpa membebani anggaran daerah.

Ismita menjelaskan, program utama yang akan dijalankan Kaizen meliputi:

* AI Ready: Program literasi AI yang ditargetkan untuk usia 15–35 tahun, Tenaga Pendidik, dan Orang Tua.

Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Takalar Muhammad Hasbi, Kepala Badan Kesbangpol Takalar Zubair, para Camat se-Kabupaten Takalar, serta perwakilan Kepala SD dan SMP, menunjukkan komitmen lintas sektor dalam menyambut era AI di Takalar.(*)

Comment