AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Pelindo Regional 4 Makassar memaknai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum krusial untuk memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Sebagai pengelola pelabuhan yang menjadi simpul utama arus logistik di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Pelindo menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas kepelabuhanan dengan kelestarian ekosistem pesisir, laut, serta kawasan perkotaan.
Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui berbagai program lingkungan yang dilaksanakan secara konsisten di wilayah operasional perusahaan.
Dalam peringatan tahun ini, Pelindo Regional 4 Makassar menggandeng pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) untuk berkolaborasi langsung.
Sejumlah aksi nyata yang telah sukses dilaksanakan oleh Pelindo Regional 4 Makassar antara lain:
Penghijauan: Penanaman ribuan pohon bougenville di kawasan pelabuhan dan Kota Makassar, serta penanaman mangrove di area pesisir.
Aksi Bersih-Bersih: Gerakan kebersihan massal di area kanal, pantai, dan pasar tradisional.
Edukasi & Fasilitas Warga: Penyaluran tempat sampah bagi permukiman warga dan lingkungan sekolah, serta menggelar lomba dekorasi lingkungan.
Manajemen Limbah Berkelanjutan: Pengembangan bank sampah dan budidaya maggot sebagai solusi urusan limbah organik.
Berbagai program tersebut menjadi bentuk sinergi konkret antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung konsep pelabuhan ramah lingkungan atau green port.
Selain fokus pada program eksternal, momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga dimanfaatkan sebagai sarana menumbuhkan kesadaran internal (eco-awareness) bagi seluruh insan Pelindo.
Setiap karyawan diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan menerapkan praktik ramah lingkungan, baik di area operasional maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Pelindo Regional 4 Makassar terus memperkuat budaya perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainability). Upaya berkelanjutan seperti pengurangan sampah plastik sekali pakai, penghijauan masif, dan peningkatan kualitas lingkungan kerja menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda pelestarian lingkungan di tingkat lokal maupun global.
“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Pada kesempatan ini, kami juga mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir dan laut demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan,” tegas Iwan Sjarifuddin.
Ia menambahkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlangsungan pelabuhan, masyarakat, dan generasi mendatang.(*)
Comment