Tanamkan Nilai Integritas, Universitas Hasanuddin Sukses Gelar Seminar Hasil BKP Bela Negara Batch 2 Tema Anti Korupsi

AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menyelenggarakan Seminar Hasil Program Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Kepemimpinan dan Karakter Bela Negara Batch 2. Mengusung tema besar “Anti Korupsi”, kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (20/6) ini menjadi penutup resmi dari rangkaian program yang telah berjalan sejak Maret hingga Juni 2026 di Pengadilan Negeri Makassar Kelas IA Khusus.

Seminar hasil ini dihadiri langsung oleh Kepala Subdirektorat Pembelajaran Mandiri MBKM Universitas Hasanuddin, Prof. Makkarennu, S.Hut., M.Si., Ph.D beserta jajaran Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang sekaligus bertindak sebagai Dosen Pendamping Kegiatan Unhas.

Kehadiran tim evaluasi ini bertujuan untuk meninjau capaian program sekaligus memberikan masukan strategis demi pengembangan pelaksanaan BKP di periode berikutnya.

Program BKP Kepemimpinan dan Karakter Bela Negara merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Unhas. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa di lingkungan kerja profesional.

Selama magang di Pengadilan Negeri Makassar, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari:

  • Mengenal sistem administrasi peradilan.
  • Mengamati jalannya persidangan secara langsung.
  • Memahami prosedur pelayanan publik.
  • Mempelajari penerapan prinsip integritas dalam lembaga peradilan.

Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya mendalami teori akademik, tetapi juga ditempa untuk mengembangkan karakter kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, serta nilai-nilai bela negara yang bebas korupsi.

Dalam sesi seminar, setiap kelompok mahasiswa memaparkan hasil kegiatan, capaian, serta tantangan yang mereka hadapi selama tiga bulan ke belakang. Suasana seminar berlangsung interaktif saat memasuki sesi tanya jawab dan evaluasi bersama tim MBKM Unhas.

Bagi mahasiswa, program ini memberikan dampak yang sangat positif di luar aspek akademis.

“Saya mendapatkan pengalaman berharga serta kesempatan untuk berdiskusi dengan peserta dari berbagai latar belakang, memperluas relasi, dan meningkatkan kemampuan berkolaborasi,” ungkap salah satu mahasiswa peserta dalam sesi evaluasi.

Tema anti korupsi yang diangkat pada batch kali ini sengaja dipilih untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kepentingan publik sejak dini.

Melalui kombinasi teori dan praktik lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran aktif sebagai generasi muda yang mendukung pencegahan korupsi dan pembangunan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Lewat suksesnya seminar hasil ini, Universitas Hasanuddin kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat serta integritas tinggi.

Pengalaman berharga ini diharapkan menjadi bekal kuat bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.(*)

Comment