AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX Gerakan Pramuka Kwarcab Takalar di Hotel Mercure Makassar. Kehadiran Bupati yang akrab disapa Daeng Manye ini disambut hangat para Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) dalam suasana bincang santai yang penuh keakraban, di mana ia menyampaikan pesan mendalam yang dibalut humor khas Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Daeng Manye sempat menampilkan sisi humorisnya sambil berbagi cerita bahwa ia awalnya didorong maju sebagai calon Ketua Kwarcab oleh para Ketua Kwarran Takalar.
Namun, setelah mempertimbangkan aturan organisasi, ia memutuskan untuk tidak maju dalam pemilihan Ketua Kwarcab. Menurutnya, edaran Kwartir Nasional melarang adanya rangkap jabatan antara Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab).
Meskipun demikian, Daeng Manye menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung penuh kegiatan Pramuka dalam kapasitasnya sebagai Ketua Mabicab Takalar.
Dalam arahannya, Daeng Manye menyerukan semangat “abbulo sibatang” atau bersatu seperti seikat bambu. Ia juga berpesan agar Pramuka Takalar menjauhi sikap “sibatte” atau saling menjatuhkan dalam organisasi.
Candaan yang disampaikan dengan gaya khas Makassar tersebut disambut tawa dan keakraban dari para peserta Muscab, menunjukkan kedekatan antara pimpinan daerah dan pengurus Gerakan Pramuka.
Daeng Manye berharap Ketua Kwarcab terpilih nantinya mampu membawa Pramuka Takalar lebih maju dan berkarakter. Ia menutup arahannya dengan menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara Gerakan Pramuka dan Pemerintah Kabupaten Takalar.
“Saya selaku Mabicab akan mendukung sepenuhnya Gerakan Pramuka Takalar,” tutup Daeng Manye.
Bincang santai berdurasi sekitar 20 menit tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta Muscab Pramuka Takalar.(*)
Comment