AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Di bawah kepemimpinan pasangan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati Hengky Yasin, Kabupaten Takalar sukses menorehkan prestasi membanggakan. Takalar resmi menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang membentuk 99 Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan dengan sebaran masif hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Langkah progresif ini menegaskan komitmen Pemkab Takalar dalam memperluas akses jaminan sosial, terutama bagi para pekerja sektor informal di wilayah pelosok.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, I Nyoman Hary Sujana, memberikan apresiasi luar biasa terhadap inisiatif ini. Menurutnya, Takalar adalah satu-satunya daerah yang memiliki keberanian dan kecepatan dalam membentuk Agen Perisai dengan cakupan seluas ini.
”Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial. Takalar menjadi satu-satunya daerah di Sulsel dengan jumlah dan cakupan Agen Perisai seperti ini,” ujar Nyoman dalam Pelatihan Agen Perisai di Hotel Mercure Makassar, Minggu (25/1/2026).
Agen Perisai bukan sekadar jabatan administratif. Mereka memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah di desa:
- Edukasi Langsung: Menjelaskan manfaat jaminan sosial kepada warga desa.
- Pendaftaran Mudah: Warga tidak perlu ke kota untuk mendaftar kepesertaan.
- Pendampingan Klaim: Membantu warga mendapatkan haknya saat terjadi risiko kerja.
- Bupati Daeng Manye mengungkapkan bahwa kerja sama ini lahir dari respons cepat sejak pertemuan awal pada Januari 2025. Ia menekankan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang untuk mencegah munculnya kemiskinan baru.
“Kami ingin memastikan masyarakat Takalar terlindungi secara menyeluruh. Jika terjadi risiko kecelakaan kerja atau kematian, keluarga yang ditinggalkan tetap memiliki jaring pengaman ekonomi, termasuk jaminan pendidikan anak hingga perguruan tinggi,” tegas Daeng Manye.
Selain aspek perlindungan, pembentukan 99 Agen Perisai ini memberikan dampak positif lain:
- Peluang Kerja Baru: Skema insentif bagi para agen di desa.
- Pencegahan Kemiskinan: Menjaga stabilitas ekonomi keluarga jika tulang punggung mengalami musibah.
- Kemandirian Desa: Memperkuat ekosistem sosial-ekonomi di tingkat kelurahan.
Dengan langkah ini, Kabupaten Takalar kini resmi menjadi role model bagi daerah lain di Sulawesi Selatan dalam inovasi perlindungan tenaga kerja.(*)
Comment