Lepas 68 Calon Jemaah Haji Takalar, Sekda Hasbi: Jemaah Muda Wajib Jaga Lansia

AKSESPUBLIK.COM, TAKALAR  Harapan besar mengiringi langkah 68 calon jemaah haji asal Kabupaten Takalar yang akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M. Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar, Muhammad Hasbi, secara resmi membuka Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (3/2/2026).

Dalam sambutannya, Muhammad Hasbi menekankan bahwa manasik adalah bekal krusial agar jemaah dapat beribadah secara mandiri dan benar. Ia mendoakan agar seluruh jemaah meraih predikat haji mabrur.

Selain aspek ibadah, Sekda Hasbi menitipkan pesan khusus mengenai rasa persaudaraan. Ia mengimbau jemaah yang berusia lebih muda untuk proaktif membantu jemaah lansia selama di Tanah Suci.

“Penting untuk saling membantu. Kami sangat berharap jemaah yang lebih muda bisa memberikan perhatian ekstra dan membantu para jemaah lansia, sehingga seluruh rangkaian ibadah bisa berjalan lancar bagi semua,” tutur Hasbi.

Kepala Kantor Kemenag Takalar, Dra. Hj. Nurjannah Dammi, M.M., melaporkan bahwa 68 jemaah reguler tahun ini terdiri dari 21 laki-laki dan 47 perempuan. Jemaah Takalar dijadwalkan terbang pada gelombang pertama dan tergabung dalam Kloter 16 bersama jemaah dari Pinrang, Gowa, Maros, dan Maluku Utara.

Rincian asal kecamatan jemaah haji Takalar 2026:

  • Pattallassang: 15 orang
  • Galesong: 14 orang
  • Polongbangkeng Utara: 10 orang
  • Galesong Utara: 9 orang
  • Polongbangkeng Selatan/Galesong Selatan: Masing-masing 7 orang
  • Sanrobone: 4 orang
  • Mapsu: 2 orang
  • Mangarabombang: 1 orang

Di sisi lain, antusiasme masyarakat Takalar untuk berhaji tetap tinggi meski masa tunggu cukup lama. Data terbaru per 30 Januari 2026 menunjukkan daftar tunggu (waiting list) haji Kabupaten Takalar telah mencapai 8.326 orang.

Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ikbal Ismail, menambahkan bahwa manasik tingkat kabupaten ini merupakan tahap akhir setelah sebelumnya dilakukan empat kali bimbingan di tingkat kecamatan. Persiapan matang ini diharapkan membuat jemaah siap secara fisik, mental, maupun spiritual sebelum menuju Padang Arafah nanti. (*)

Comment