Jumat Berkah! Pemkab Takalar Cairkan Rp45 Miliar untuk THR dan Insentif Pelayan Masyarakat

AKSESPUBLIK.COM, TAKALAR — Kabar gembira bagi para abdi negara dan pelayan masyarakat di Kabupaten Takalar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar resmi mencairkan anggaran fantastis sebesar Rp45 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan berbagai insentif, mulai Jumat (13/3/2026).

​Pencairan anggaran jumbo ini mencakup sektor yang luas, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tenaga honorer (PJLP), perangkat desa, hingga guru mengaji di seluruh wilayah berjuluk Butta Panrannuangku tersebut.

​Bupati Takalar, Daeng Manye, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

​”Kami ingin memastikan seluruh elemen yang telah bekerja keras untuk Takalar mendapatkan haknya tepat waktu. Ini adalah bentuk apresiasi kami agar semua bisa merasakan kebahagiaan di hari yang fitri,” ujar Daeng Manye.

​Berdasarkan data teknis, berikut adalah sebaran penyaluran dana yang mulai mengalir ke rekening penerima:

  • ​ASN & PPPK: Dialokasikan sebesar Rp20 miliar untuk THR ASN dan Rp1,2 miliar bagi PPPK penuh waktu.
  • ​Sektor Pendidikan: Anggaran Rp15 miliar disiapkan untuk membayar kekurangan gaji dua bulan bagi 1.861 guru, ditambah Rp1,1 miliar untuk tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan.
  • ​Perangkat Desa: Melalui Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp3 miliar, Pemkab membayarkan gaji dan tunjangan dua bulan bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, serta BPD.
  • ​Guru Mengaji: Sebanyak 508 guru mengaji menerima insentif dua bulan dengan total anggaran Rp600 juta.
  • ​Tenaga PJLP: Seluruh tenaga Non-ASN melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) juga dipastikan menerima haknya.

​Daeng Manye menargetkan seluruh proses pembayaran rampung paling lambat pada H-1 Lebaran. Ia berharap kebijakan ini memberikan ketenangan bagi para pekerja dalam menyambut hari raya bersama keluarga.

​Selain menyasar kesejahteraan individu, pencairan dana di momen “Jumat Berkah” ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Dengan masuknya likuiditas sebesar Rp45 miliar ke masyarakat, daya beli diprediksi akan meningkat tajam.

​Pemkab Takalar optimis sektor UMKM dan pasar-pasar tradisional di Kabupaten Takalar akan mengalami penguatan signifikan, menciptakan perputaran ekonomi yang sehat menjelang puncak perayaan Idul Fitri.(*)

Comment