Sukseskan Program PIP, Kabupaten Takalar Raih Peringkat ke-2 Nasional dari Kemendikdasmen

AKSESPUBLIK.COM, JAKARTA — Prestasi membanggakan di kancah nasional kembali ditorehkan oleh Kabupaten Takalar. Di bawah nakhoda Bupati Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, Takalar sukses menyabet penghargaan tertinggi peringkat ke-2 tingkat nasional dalam pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP).

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ir. Suharti, MA., Ph.D., di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kompleks Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta.

Pencapaian luar biasa di sektor pendidikan ini tidak lepas dari implementasi program unggulan daerah bertajuk “Takalar Cepat” yang diinisiasi langsung oleh Bupati Daeng Manye. Tagline ini diterjemahkan secara konkret oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Takalar dalam bentuk efisiensi birokrasi dan akurasi data.

Kunci utama keberhasilan ini terletak pada tiga faktor strategis:

Akselerasi Tata Kelola: Kecepatan respon daerah dalam mengeksekusi petunjuk teknis dari pusat.

Sinergi Instansi: Intensitas koordinasi yang erat antara Pemkab Takalar dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Akurasi Data Lapangan: Ketelitian dan kerja keras tim Penanggung Jawab (Person in Charge/PIC) Disdikbud Takalar dalam melakukan pemantauan, verifikasi, hingga validasi data siswa miskin ke dalam aplikasi SIPINTAR (Sistem Informasi Program Indonesia Pintar).

Dengan raihan peringkat ke-2 nasional ini, Kabupaten Takalar kini resmi bertransformasi menjadi salah satu daerah percontohan (role model) terbaik di Indonesia dalam hal pengelolaan dan penyaluran bantuan pendidikan.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen kuat kepemimpinan Bupati Daeng Manye untuk memastikan bahwa setiap intervensi anggaran dan bantuan pendidikan dari pemerintah pusat benar-benar disalurkan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta bebas dari pungutan, demi memutus rantai kemiskinan dan menjamin masa depan anak-anak di Kabupaten Takalar.(*)

Comment