Ajak Stakeholder Dukung IKN, SKK Migas Pastikan Suplai Energi Cukup

Sementara kemitraan dengan media dibutuhkan untuk memberi edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga keberlangsungan eksplorasi migas ini, dari hulu sampai hilir.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas pusat, Hudi Suryodipuro menyampaikan dari industri hulu migas ini, telah menyetor pendapatan ke negara Rp700 triliun.

“Itu sepanjang tahun 2022. Berasal dari 20 cekungan yang telah digarap, dari 128 cekung yang dimiliki,” kata Hudi. Karenanya, potensi mendapatkan dan memproduksi migas masih menjanjikan.

“Cadangan minyak kita mencapai 4 miliar barel, dan gas 54 ton kubik,” katanya. Ia juga menyampaikan kebutuhan ini akan meningkat pesat tahun 2050 mendatang.

Dimana miyak akan mencapai 139 persen dan kebutuhan gas nasional naik menjadi 298 persen dari kebutuhan saat ini.

Sebagai panelis tampil Pemred Kompas.Com, Wisnu Nugroho bersama mantan wartawan senior LKBN Antara dan Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar.

Pada sesi kedua tampil perwakilan media lokal yakni Pemred Harian Jogja (Harjo), Nugroho Nurcahyo dan dari PT Tiga Pilar Keamanan – Fourtrezz. (nanu)

Comment