AKSESPUBLIK.COM, PANGKAL PINANG — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh aparat dan lembaga yang telah bekerja cepat menyelamatkan aset negara. Apresiasi ini disampaikan usai menyaksikan Penyerahan Aset Barang Rampasan Negara (BRN) kepada PT Timah Tbk. di Smelter PT Tinindo Internusa, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin.
“Saya ucapkan terima kasih kepada aparat, Panglima TNI, Angkatan Laut, Bakamla, Bea Cukai, semua pihak yang telah bergerak dengan cepat sehingga bisa diselamatkan aset-aset ini,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan persnya. “Ke depan, berarti ratusan triliun itu bisa kita selamatkan untuk rakyat kita.”
Presiden Prabowo juga memberikan penghargaan khusus kepada Jaksa Agung dan seluruh petugas penegak hukum atas keberhasilan menindak tegas para pelaku pelanggaran di sektor pertambangan.
“Saya sampaikan penghargaan kepada Jaksa Agung, semua petugasnya, kepada pejabat-pejabat semuanya,” tegas Presiden. “Ini suatu bukti bahwa pemerintah serius sudah bertekad untuk membasmi penyelundupan, membasmi illegal mining, membasmi semua yang melanggar hukum. Kita tegakkan, dan kita tidak peduli siapa yang ada di sini.”
Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa keberhasilan penegakan hukum ini adalah langkah nyata pemerintah dalam melindungi kepentingan rakyat dan kedaulatan ekonomi nasional. Presiden meminta agar seluruh pihak terus melanjutkan upaya penyelamatan aset negara dengan konsistensi dan integritas.
“Saya kira itu dari saya, ini prestasi yang membanggakan. Saya minta diteruskan Jaksa Agung, Panglima TNI, Bea Cukai, Bakamla, teruskan. Kita selamatkan kekayaan negara untuk rakyat kita,” tutup Presiden Prabowo.
Penyerahan BRN kepada PT Timah Tbk. ini menandai babak baru dalam penegakan hukum terhadap kejahatan ekonomi sumber daya alam. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah berkomitmen tidak hanya menindak pelaku pelanggaran, tetapi juga memastikan hasil penegakan hukum benar-benar kembali memberi manfaat bagi rakyat Indonesia.(*)
Comment