Cetak Sejarah! PSG Jadi Tim Kedua yang Pertahankan Gelar Juara di Era Modern Liga Champions

AKSESPUBLIK.COM, JAKARTA — Paris Saint-Germain (PSG) resmi menahbiskan diri sebagai penguasa baru sepak bola Eropa. Les Parisiens sukses mencatatkan tinta emas dalam sejarah setelah menjadi tim kedua di era modern Liga Champions (sejak 1992/93) yang berhasil mempertahankan gelar juara secara beruntun.

Kepastian ini didapat setelah PSG menumbangkan Arsenal lewat drama adu penalti dengan skor 4-3 di Puskas Arena, Budapest, pada Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit laga berjalan.

Keberhasilan mempertahankan trofi Si Kuping Besar ini melanjutkan dominasi mutlak PSG. Musim lalu, mereka naik ke podium juara setelah melumat Inter Milan dengan skor telak 5-0 di Muenchen.

Di bawah komando Luis Enrique, raksasa Prancis ini menjelma menjadi kekuatan yang menakutkan. Eks pelatih Barcelona itu sukses membawa PSG menyapu bersih delapan dari sepuluh trofi yang tersedia di semua kompetisi sejak awal musim lalu.

Kunci utama dari kedigdayaan Les Parisiens musim ini adalah stabilitas skuad yang luar biasa. Menariknya, 10 pemain outfield (non-kiper) yang turun sebagai starter saat melawan Arsenal adalah pilar yang sama persis ketika mereka menghancurkan Inter Milan di final musim lalu.

Satu-satunya perubahan di kerangka tim utama hanyalah di sektor penjaga gawang. Matvey Safonov dipercaya mengawal gawang PSG, menggantikan posisi Gianluigi Donnarumma yang hijrah ke Manchester City pada bursa transfer musim panas lalu. Perjudian ini terbukti ampuh lewat performa apik Safonov di babak tos-tosan.

“Stabilitas dan kerja sama tim menjadi kunci utama kesuksesan kami. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh skuad yang tetap konsisten dan fokus di setiap laga,” ujar Luis Enrique selepas laga.

Lewat torehan back-to-back juara pada tahun 2025 dan 2026, PSG kini resmi masuk dalam daftar eksklusif sejarah 71 tahun berdirinya Piala Eropa/Liga Champions. Mereka menjadi klub ke-10 sepanjang sejarah yang mampu mempertahankan gelar juara secara berturut-turut.

Di era modern (format Liga Champions sejak 1992), rekor ini terbilang sangat langka. Sebelum PSG, hanya Real Madrid yang mampu melakukannya—bahkan meraih three-peat (tiga gelar beruntun) pada periode 2016 hingga 2018.

Berdasarkan data OPTA, berikut adalah daftar klub elite yang pernah menjuarai kompetisi tertinggi Eropa secara beruntun:

Periode Piala Eropa:

  • Real Madrid (1956-1960)
  • Benfica (1961-1962)
  • Inter Milan (1964-1965)
  • Ajax (1971-1973)
  • Bayern Muenchen (1974-1976)
  • Liverpool (1977-1978)
  • Nottingham Forest (1979-1980)
  • AC Milan (1989-1990)

Periode Liga Champions:

  • Real Madrid (2016-2018)
  • Paris Saint-Germain (2025-2026)

Meski sudah sejajar dengan para raksasa legendaris, tantangan besar masih membentang di depan mata Luis Enrique dan anak asuhnya.

PSG kini berpeluang menjadi klub kelima dalam sejarah yang meraih tiga gelar beruntun jika mampu menjaga tren positif ini musim depan. Walau rekor absolut Real Madrid (5 gelar beruntun pada 1956-1960) masih terhitung jauh, pencapaian di Budapest ini sudah lebih dari cukup untuk menegaskan bahwa PSG bukan lagi sekadar tim kaya, melainkan penguasa benua yang sesungguhnya.(*)

Comment