AKSESPUBLIK.COM, TAKALAR — Upaya Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye untuk membuka peluang investasi di sektor kelautan dan perikanan mulai membuahkan hasil. Investor asal Tiongkok menunjukkan ketertarikan serius untuk mengembangkan budidaya lobster dan udang setelah meninjau langsung potensi besar yang dimiliki Teluk Laikang, Desa Laikang, Kecamatan Laikang, pada Selasa (21/10/2025).
Bupati Daeng Manye, didampingi Camat Laikang Marwan dan Kepala Desa Laikang Nursalim, menyambut rombongan investor yang tiba di Dusun Puntondo. Investor asing tersebut menilai potensi alam di sekitar Teluk Laikang, termasuk struktur pantai, kedalaman air, dan stabilitas kualitas air, sangat mendukung untuk perikanan modern.
Pihak investor, melalui penerjemah, memberikan tanggapan positif usai meninjau lokasi. Mereka menyebutkan bahwa kualitas lingkungan di Teluk Laikang sangat mendukung untuk proyek budidaya keramba lobster dan udang.
“Air di sini stabil, bahkan saat hujan. pH air tetap terjaga. Itu yang penting untuk budidaya lobster dan udang,” ujar penerjemah, menjelaskan bahwa stabilitas pH sangat krusial karena fluktuasi yang tajam dapat memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan lobster.
Daeng Manye menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal menuju pengembangan ekonomi berbasis kelautan di wilayah tersebut.
“Kami berada di Teluk Laikang, yang memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan, dan investor dari Tiongkok melihat prospek besar di sini,” kata Bupati penuh keyakinan.
Bupati juga menambahkan bahwa investor tersebut memiliki jaringan luas di sektor lain, termasuk industri bahan baku dan teknologi canggih seperti mobil listrik, yang diharapkan dapat membawa modal dan teknologi baru ke Takalar.
Daeng Manye berkomitmen memastikan bahwa pengembangan sektor perikanan ini tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat pesisir Takalar menjadi pelaku utama dalam pengelolaan sektor perikanan, serta mendapatkan manfaat berupa lapangan kerja dan transfer teknologi,” tegasnya.
Kepala Desa Laikang, Nursalim, menyambut gembira rencana investasi ini. “Kami menyambut baik peluang kerja sama ini, karena sebagian besar warga kami bergantung pada hasil laut. Ini akan membuka kesempatan besar bagi mereka,” ungkap Nursalim.
Sementara itu, Camat Laikang, Marwan, berharap kehadiran investor asing akan menjadi pendorong kebangkitan ekonomi di wilayah pesisir Takalar.(*)
Comment