Kisah Para Penjaga Cahaya: Dedikasi Petugas PLN di Garis Depan Idulfitri 1447 H

AKSESPUBLIK.COM, JAKARTA -– Di saat jutaan keluarga di Indonesia larut dalam hangatnya kebersamaan merayakan Idulfitri 1447 Hijriah, puluhan ribu petugas PT PLN (Persero) justru berdiri teguh di garis depan. Mereka merelakan waktu berkumpul bersama keluarga demi memastikan gema takbir tetap berkumandang dan lampu-lampu di rumah ibadah serta kediaman masyarakat tetap menyala terang.

Selama masa siaga yang ditetapkan pada 12 hingga 31 Maret 2026, PLN mengerahkan sekitar 72 ribu personel yang tersebar di ribuan posko di seluruh penjuru negeri.

Salah satu sosok di balik terang ini adalah Riki Waberta (36). Sebagai Team Leader Keandalan Istana di PLN UP3 Menteng, pria asal Bengkulu ini telah empat tahun berturut-turut menunda mudik demi menjaga pasokan listrik di objek vital kenegaraan.

“Kami mungkin tidak terlihat, tapi kami adalah bagian dari kebahagiaan masyarakat. Saat listrik tetap andal dan ibadah berjalan tenang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Riki, yang bergabung dengan PLN sejak 2018.

Semangat serupa ditunjukkan oleh Zahro Ardhillah (26), srikandi PLN yang bertugas di ULP Jayapura Kota, Papua. Jauh dari kampung halamannya di Pacitan, Jawa Timur, Zahro fokus memastikan masjid-masjid utama di Jayapura tetap terang agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk.

“Walaupun raga saya jauh dari keluarga, inilah cara saya merayakan hari kemenangan. Saya merasa bahagia bisa memastikan masjid tetap terang,” ungkapnya.

Di Tarakan, Kalimantan Utara, Muhammad Hanif Zidan (26) memanfaatkan teknologi video call untuk melepas rindu dan bersungkem dengan keluarga setelah menunaikan tugas di gardu listrik. Bagi Hanif, kepercayaan untuk menjaga keandalan listrik di momen krusial adalah sebuah kehormatan.

“Dukungan dan doa keluarga jadi sumber semangat saya. Sudah menjadi komitmen kami sebagai insan PLN untuk hadir menjaga listrik tetap andal,” tutur Hanif.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memberikan apresiasi tinggi atas pengorbanan dan dedikasi seluruh petugas lapangan yang bersiaga selama Idulfitri. Ia menyebut mereka sebagai “Pahlawan Sunyi” yang menjaga Indonesia tetap terang.

“Petugas PLN adalah garda terdepan. Kami mengapresiasi mereka yang berjuang pantang menyerah dalam memastikan hari kemenangan tetap terang benderang, sehingga jutaan keluarga dapat berkumpul dengan nyaman,” tegas Darmawan.

Meski tak selalu tampak di mata publik, kehadiran para penjaga cahaya ini terasa di setiap jengkal jaringan listrik, dari pembangkit hingga pelosok negeri, memastikan Idulfitri tahun ini berjalan penuh sukacita tanpa gangguan energi.(*)

Comment