AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengambil langkah proaktif dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem El Nino. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah melalui koordinasi terpadu yang dipusatkan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemkot Makassar untuk memberikan respons yang cepat, terukur, dan melindungi masyarakat dari ancaman cuaca ekstrem.
Pemkot Makassar menekankan bahwa kemarau bukan sekadar perubahan cuaca, melainkan tantangan yang memerlukan kesiapan matang.
Berbagai risiko yang diantisipasi sejak dini meliputi:
- Potensi kekeringan panjang.
- Peningkatan risiko kebakaran.
- Gangguan kesehatan dan aktivitas sosial masyarakat.
Untuk memastikan mitigasi berjalan optimal, Pemkot Makassar telah menyusun serangkaian langkah strategis yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bergerak dalam satu sistem yang terarah:
- Pemetaan dan Distribusi Air: Melakukan pemetaan sumber air secara komprehensif serta memperkuat sistem distribusi air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.
- Kesiapan Armada: Memastikan kesiapan armada pendukung dan titik-titik layanan darurat agar dapat diakses masyarakat dengan mudah.
- Simulasi Penanganan: Melaksanakan simulasi penanganan bencana yang lebih rinci untuk memastikan personel di lapangan sigap saat kondisi darurat terjadi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H.M. Fadli Tahar, menegaskan bahwa seluruh kekuatan personel dan armada kini dalam status siaga penuh.
”Kami tidak ingin bekerja secara parsial. Sesuai instruksi, BPBD menjadi pusat koordinasi di mana seluruh OPD bergerak bersama. Fokus kami adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih, tetap terpenuhi meski intensitas hujan menurun drastis,” ujar Dr. H.M. Fadli Tahar, Senin (20/4/2026).
Melalui sinergi antar-lembaga yang dipusatkan di BPBD, Pemkot Makassar berharap dapat meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan oleh fenomena El Nino dan menjaga stabilitas aktivitas masyarakat di tengah kondisi cuaca yang menantang.(*)
Comment