Bapenda Makassar Gelar Pekan Panutan PBB-P2 di Tamalate, Gandeng Lontara Plus Perluas Pembayaran Digital

AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar resmi menyelenggarakan kegiatan Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kegiatan strategis ini dipusatkan di Kecamatan Tamalate pada Rabu (17/6/2026).

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mengoptimalkan penerimaan daerah melalui pendekatan yang lebih persuasif kepada masyarakat. Selain menjadi pilar penting untuk meningkatkan kesadaran kolektif warga akan kewajiban pajak, agenda ini dirancang guna mendorong kemudahan akses layanan pembayaran agar lebih inklusif bagi seluruh lapisan wajib pajak.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, menegaskan bahwa inovasi dan kemudahan layanan adalah kunci utama dalam membangun ekosistem perpajakan yang sehat. Pihaknya terus berupaya memangkas birokrasi dan mendekatkan pelayanan langsung ke tengah pemukiman warga melalui pemanfaatan teknologi informasi.

”Pekan Panutan PBB-P2 di Kecamatan Tamalate ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya konkret kami untuk hadir langsung menjemput bola dan berinteraksi dengan wajib pajak,” tutur Andi Asminullah, Kamis (18/6/2026).

Ia juga menambahkan bahwa kontribusi aktif masyarakat melalui pajak berdampak langsung pada pembangunan kota. “Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat adalah modal utama untuk menggerakkan roda pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Kota Makassar,” jelasnya.

Guna memberikan fleksibilitas yang lebih luas bagi masyarakat, Bapenda Makassar memanfaatkan momentum ini dengan menggandeng kolaborator sektor digital, Lontara Plus.

Kerja sama ini menghadirkan alternatif metode pembayaran pajak daerah yang baru. Kehadiran Lontara Plus sekaligus melengkapi ekosistem digital yang sebelumnya telah sukses berjalan melalui aplikasi resmi pemerintah kota, PAKINTA.

Melalui perluasan inovasi layanan digital tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati pengalaman bertransaksi yang:

  • Mudah dan Cepat: Memangkas waktu tunggu dan prosedur yang berbelit.
  • Fleksibel: Proses pembayaran dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja secara real-time.
  • Nyaman: Menghilangkan hambatan jarak maupun waktu bagi warga untuk menunaikan kewajibannya.

Andi Asminullah menekankan bahwa Bapenda Kota Makassar memegang komitmen jangka panjang untuk menghadirkan layanan perpajakan yang modern, transparan, dan akuntabel.

Transformasi digital secara masif ini diyakini mampu meminimalisir potensi kebocoran anggaran. Di saat yang sama, inovasi ini diharapkan menjadi stimulus kuat dalam mendongkrak realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi keberlanjutan pembangunan Kota Makassar yang merata. (*)

Comment