AKSESPUBLIK.COM, MAKASSAR — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Budi Hastuti, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses pertama masa persidangan 2025/2026.
Reses kali ini merupakan titik keenam yang berlangsung di Jalan Palanassang RT02/RW10, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, yang merupakan bagian dari daerah pemilihannya (Mamajang, Mariso, Tamalate/Mamarita).
Legislator dari Fraksi Gerindra ini disambut antusias oleh warga dan dihadiri oleh Lurah Barombong, Eko Soerifto Lodi, Babinsa, Babinkamtibnas, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam dialog interaktif, Budi Hastuti menerima beragam keluhan dari warga. Dua isu utama yang mendominasi adalah masalah Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang banyak tidak aktif dan penyaluran bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilai belum merata.
Terkait KIS, Budi Hastuti menjelaskan bahwa banyaknya kartu yang tidak aktif disebabkan oleh aturan pemerintah yang mengharuskan KIS digunakan minimal sekali dalam tiga bulan berturut-turut.

“Karena aturannya memang dari pemerintah, program kesehatan gratis KIS ini harus dipakai minimal sekali selama tiga bulan itu,” jelasnya.
Ia meminta warga yang mengalami masalah ini untuk segera melapor kembali ke pihak kelurahan untuk reaktivasi. Budi berjanji akan membantu menindaklanjuti proses ini agar kartu dapat dimanfaatkan kembali.
“Yang jelas setelah diaktifkan, minimal dipakai yah seperti cek tensi saja,” tambah Budi, menekankan pentingnya pemanfaatan KIS secara berkala.
Mengenai keluhan bantuan sosial, Anggota Komisi D bidang kesejahteraan rakyat ini mengakui bahwa masalah serupa dihadapi di hampir semua wilayah. Ia menduga penyebab utamanya adalah data yang belum diperbaharui.
Budi Hastuti menegaskan kepada pihak kelurahan yang bersentuhan langsung dengan warga untuk melakukan pendataan kembali sesuai kondisi riil dan memastikan tidak ada praktik tebang pilih dalam penyaluran bansos.

“Apalagi sudah ada tim pendamping di kelurahan, harusnya ini yang harus turun cepat ke warga untuk pendataan,” tegasnya.
Ia memastikan masalah bansos ini akan menjadi perhatian serius yang segera ditindaklanjuti, mengingat ini menjadi keluhan mayoritas di berbagai titik reses.
Selain masalah kesehatan dan sosial, aspirasi lainnya yang akan ditindaklanjuti meliputi pembenahan infrastruktur seperti drainase, perbaikan jalan, dan tiang listrik.
Lurah Barombong, Eko Soerifto Lodi, mengapresiasi kehadiran legislator tersebut. Ia menyatakan siap bekerja sama dan menindaklanjuti semua keluhan yang telah disampaikan warga kepada Budi Hastuti.(*)

Comment