AKSESPUBLIK.COM, ACEH UTARA –- Komitmen PT PLN (Persero) untuk memulihkan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah terdampak banjir Aceh terus berlanjut.
Sebanyak 21 personel Tim Khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dari PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) kloter kedua telah tiba dan langsung terjun ke lapangan, Jumat (19/12).
Tanpa menunggu lama, tim yang didatangkan jauh dari wilayah Sulselrabar ini langsung bersinergi dengan unit lain untuk memperbaiki jaringan distribusi di Kabupaten Aceh Utara yang mengalami kerusakan signifikan.

Ketua Tim Khusus PLN UID Sulselrabar, Rudiansa, mengungkapkan bahwa meskipun medan di lokasi cukup menantang dan cuaca tidak menentu, semangat tim tetap tinggi. Hingga Kamis (18/12), tim kloter kedua ini telah berhasil melakukan perbaikan jaringan sepanjang 0,8 kilometer sirkuit (kms) serta pemancangan tiang di 4 titik strategis di Desa Rumoh Rayeuk, Aceh Utara.
“Kami berkomitmen untuk terus berupaya memulihkan pasokan listrik secara menyeluruh. Ini adalah tugas mulia bagi kami untuk membawa kembali terang bagi saudara-saudara kita di Aceh,” tegas Rudiansa.

- Tim perbantuan PLN UID Sulselrabar saat melakukan briefing pagi sebelum bertugas memulihkan pasokan listrik secara menyeluruh.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap misi kemanusiaan ini, baik dalam bentuk pengiriman personel ahli maupun bantuan logistik bahan pangan.
“Rekan-rekan di lapangan adalah garda terdepan yang memastikan aktivitas masyarakat kembali normal melalui ketersediaan listrik. Kami pastikan tim PLN UID Sulselrabar akan terus bekerja hingga perbaikan sistem kelistrikan di Aceh Utara tuntas 100 persen,” pungkas Edyansyah.
Kehadiran tim spesialis PDKB ini diharapkan dapat mempercepat durasi pemulihan tanpa harus memadamkan aliran listrik di jalur lain, sehingga masyarakat yang tidak terdampak tetap bisa beraktivitas dengan nyaman.(*)
Comment