AKSESPUBLIK.COM, TAKALAR — Bank Sulselbar terus bergerak masif dalam mengawal transformasi digital dan penguatan tata kelola keuangan instansi pemerintahan di Sulawesi Selatan.
Langkah taktis ini kembali diwujudkan melalui agenda sosialisasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Pemerintahan dan produk tabungan berjangka Tampan Plus yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Takalar, Rabu (10/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung secara semi-formal tersebut dihadiri langsung oleh jajaran manajemen Bank Sulselbar Kantor Cabang Takalar bersama para bendahara pengeluaran serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Dinkes Takalar.
Dalam agenda tersebut, tim Bank Sulselbar memaparkan dua program unggulan sekaligus, yaitu:
- Kartu Kredit Indonesia (KKI): Mengenalkan mekanisme teknis penggunaan KKI sebagai instrumen pembayaran non-tunai modern untuk belanja operasional dan perjalanan dinas daerah. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, serta efisiensi anggaran di sektor kesehatan.
- Tabungan “Tampan Plus” (Tabungan Masa Depan Plus): Produk tabungan berjangka (installment saving) yang dirancang khusus untuk membantu perencanaan keuangan masa depan ASN Dinkes Takalar baik untuk investasi, dana pendidikan anak, maupun persiapan pensiun dengan suku bunga kompetitif tanpa biaya administrasi bulanan.
Menanggapi implementasi program strategis ini, Pemimpin Departemen Humas dan CSR Bank Sulselbar, Acho Mallingkai, menegaskan bahwa edukasi langsung ke tingkat OPD merupakan komitmen berkelanjutan dari manajemen untuk memastikan ekosistem pemerintahan siap mengadopsi sistem transaksi digital.
”Edukasi mengenai Kartu Kredit Indonesia (KKI) ke instansi dinas seperti Dinas Kesehatan Takalar ini merupakan wujud nyata komitmen Bank Sulselbar dalam mendukung implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Kami ingin memastikan setiap OPD memahami kemudahan tata kelola anggaran non-tunai yang lebih transparan dan efisien,” ujar Acho Mallingkai, Kamis (11/6/2026).
Lebih lanjut, Acho menambahkan bahwa pengenalan produk Tampan Plus pada kesempatan yang sama bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi keuangan jangka panjang bagi para pegawai pemerintah daerah.
Dengan sinergi ini, Dinkes Kabupaten Takalar diharapkan dapat segera mengimplementasikan penggunaan KKI dalam aktivitas finansial rutin mereka, sekaligus memperluas pemanfaatan produk perbankan digital Bank Sulselbar demi terwujudnya ekosistem keuangan yang inklusif di Kabupaten Takalar. (*)

Comment